Kemampuan berbahasa asing dapat diperluas manfaatnya untuk meningkatkan nasionalisme. Misalnya, ikut menyukseskan bahasa negara agar dapat dituturkan orang asing sehingga bahasa Indonesia mendunia.


Pengalaman inilah yang dialami oleh salah satu dosen ABA Harapan Bangsa Surakarta, Vilya Lakstian Catra Mulia, S.Hum., M.Hum., ketika ia menjadi pengajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA). Saat itu, ia membimbing ekspatriat bahkan tenaga pengajar asing dari suatu institusi pendidikan agar mahir berbahasa Indonesia. Kemampuan berbahasa Inggris yang dimiliki dosen ABA Harapan Bangsa Surakarta ini kemudian ia gunakan untuk mengajarkan bahasa Indonesia kepada para penutur asing itu.


Atas pengalaman ini, Vilya Lakstian Catra Mulia, S.Hum., M.Hum. terpilih untuk menghadiri Simposium Internasional Pengajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing yang mengangkat tema "Membingkai Mosaik Pengajaran BIPA". Simposium tersebut dilaksanakan pada tanggal 23-24 Agustus 2017 di Hotel Inna Garuda Yogyakarta. Acara ini diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan Strategi dan Diplomasi Kebahasaan, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.